RSS

Arsip Tag: cipaganti

tiga sekawan

tiga sekawan makan chik yen di pinggir jalan

berteduh di bawah pohon mahoni tinggi menjulang

asap mengepul dari roti putih isi daging ayam

meniup, mengunyah, bergumam dengan seragam

 

sekali-kali tiga sekawan memandang

bus, motor, mobil atau angkot berlalu-lalang

menderum, berdecit, dan trompet klakson sahut-sahutan

manusia-manusia mencari jalan pulang

 

tiga sekawan gelagapan kehabisan napas

menyantap makanan dengan bergegas

tiga chik yen ludes tak berbekas, kecuali alas kertas

surutlah pula gelas-gelas teh pahit panas

 

tiga sekawan memakai baju kotak-kotak serupa

masing-masing berwarna merah bata, kuning, dan biru

tiga pasang kaki itu pun kini bergerak dan melangkah maju

menyusuri trotoar yang kelak akan menjadi kenangan di masa depan

 

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2018 in puisi, remeh temeh

 

Tag: , , , , , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: