RSS

Arsip Bulanan: September 2018

about a guy

love can give you a bad diarrhea

just because you couldn’t tell

and i couldn’t ask

we both shared the wrong idea

 

the misinterpretation of a dream

leads you to the wrong path

yet that is the right journey

don’t fight, just follow that stream

 

it’s never been clear, the ‘why’

endless question with not even one answer

and if you keep bouncing back and forth

someday it will stop, and you’ll forget the story about a guy

 

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 21, 2018 in puisi, remeh temeh

 

Tag: , , , , , , , , , ,

stop!

rambut hitam panjang itu

bukan untuk kau jambak

mata bulat warna coklat

bukan untuk menangisi

perilaku jahatmu

 

rona merah di pipinya

jangan kau tampar

bibir mungil itu

jangan kau pukuli

dengan tanganmu yang membara

 

tangan kecilnya

bukan untuk kau patahkan

hatinya yang rapuh

bukan untuk kau sakiti

semua yang ada pada dirinya

jangan sampai kau rusak

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 20, 2018 in puisi, remeh temeh

 

Tag: , , , , ,

parts of this world

first love lied

never be his bride

mentor count on

disregard the trust

father abandon

thirst of wanderlust

mother childbearing

won’t stop complaining

second love pledge

hanging on the edge

unfaithful ally

lost and betray

o brother o sister

don’t leave with this blister

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 16, 2018 in puisi, remeh temeh

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

satu sore di bulan Juni

“its a bright June afternoon! it never gets dark. Wah-Wah! here comes the sun”

nada itu langsung saja datang menyerbu, lalu bergaung kemudian beresonansi didalam hati, hingga akhirnya aku mulai bersenandung.

Roxette!!! klasik …

sinar matahari sore datang menembus diantara dedaunan pohon jambu air di depan jendela kamarku.

ruang tempatku merenung kadang terang kadang gelap,

cahayanya sesuai dengan irama tarian dedaunan di luar,

dan hangat.

suara lagu senam yang penuh semangat diputar dengan keras di lapangan depan kantor rw di seberang rumahku.

ibu-ibu sedang berlatih untuk besok.

hari lansia diperingati setiap tanggal 18 juni.

aku baru tahu soal itu.

iya di sore ini mereka berlatih kekompakan untuk penampilan besok,

tidak hanya senam,

tapi mereka juga akan mempersembahkan sebuah lagu.

perlahan dan pasti,

kini sinar mentari sore mulai meninggalkan kamarku.

nyamannya suasana senja itu hanya bisa dinikmati sebentar saja.

kehangatan ketika semua orang berkumpul setelah seharian melakukan aktivitas,

hanya terjadi sebentar saja.

matahari akan bergegas meninggalkan kita untuk muncul di tempat lain.

matahari telah melakukan tugasnya.

matahari telah melakukan perannya dengan baik sekali.

tapi,

apakah kita sudah melakukan peran kita masing-masing dengan sepenuh hati?

senja melangkah pelan menjauhi hari.

masa senja dalam hidup kita hanya akan datang sebentar saja.

jangan sampai kita terlambat menyadari perbuatan kita,

ketika senja telah datang menghampiri.

tanpa terasa malam pun kan menyapa,

dan tiba saatnya kita menutup mata.

5:27 PM 17-Jun-11

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 14, 2018 in jurnal, remeh temeh

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

ponder

will there be a time for me to begin again?

start it all over again and again

fall all over again and again

where is that perfect life?

where all things right and wrong

is so easily divided

 

will there be a time when numbers does matter?

adding one a little of a time as you grow older

then you realize that time moves faster

where is that happy ending?

where all things good and bad

get what they deserve

 

 

 

 

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada September 12, 2018 in puisi, remeh temeh

 

Tag: , , , , , , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: